Permainan untuk Anak Autis

Permainan untuk Anak Autis

Autism Spectrum Disorder (ASD) atau lebih dikenal dengan anak autisme adalah gangguan yang diderita oleh anak bisa sejak kecil atau balita, terkadang hingga telah dewasa. Autis memiliki keterbatasan dalam tiga hal, yaitu: perilaku, interaksi sosial, dan komunikasi. Anak yang menderita autisme harus segera dilakukan sebuah penanganan. Terapi anak autis bisa berbagai macam caranya, disesuaikan dengan anak yang menderita.

Bermain tidak melulu menjadi urusan yang mengasyikkan untuk anak, tapi pun dapat menunjang tumbuh kembangnya. Para berpengalaman percaya bawah permainan yang tepat dapat menolong anak autistik mengembangkan kemampuannya supaya lebih maksimal. Permainan yang dapat dimainkan oleh anak autisme terbilang gampang-gampang susah. Hal ini pasti akan menjadi kendala tersendiri untuk orangtua. Contoh permainan permainan si Kecil yang menderita autistik, sejumlah ide permainan sebagai berikut dapat dicoba.

Permainan untuk Anak Autis

Jenis Permainan Untuk Anak Autis

1. Puzzle
Puzzle adalah alat bermain yang mudah diperoleh di toko mainan. Permainan ini dapat untuk mengembangkan motorik anak. Dengan bermain puzzle, maka akan mengajar anak autisme guna berkonsentrasi dan meningkatkan keterampilan kongnitifnya. Di samping itu, ketika menyusun format gambar dalam papan puzzle, jari-jari tangan anak pun akan terlatih.

2. Kartu bergambar
Permainan ini bermanfaat guna merangsang daya ingat anak mengenal angka, huruf, bunga, hewan, bagian tubuh dan lain-lain.

3. Bersepeda
Sebuah pedal sepeda menjadi mainan bagus guna meningkatkan ekuilibrium dan keyakinan diri pada anak-anak autis. Sang anak mungkin perlu waktu lebih lama untuk membudayakan diri dengan sepeda dan sering kali perlu bantuan Anak akan mulai terbiasa tanpa bantuan untuk bersepeda ke manapun setelah itu.

4. Menggambar
Orangtua perlu mengajak dan menyediakan buku gambar dan alat gambar, sang anak yang melihat pohon atau lingkungan di luar rumah, lalu akan menggambar sesuai keinginannya. Menggambar akan menjadi sarana bagi anak autisme untuk berimajinasi dan berkomunikasi dengan mereka.

5. Permainan ular tangga
Permainan ular tangga bersifat universal dan gampang dimainkan. Pembelajaran dapat digunakan dalam rangka mengenalkan suatu konsep dan melatih anak untuk mengerjakan suatu kegiatan. Permainan ular tangga bisa diterapkan pada anak yang masih belajar guna meningkatkan keterampilan verbalnya dan belajar angka.

1